Mahasiswa STIT Ad-Da’wah Bangun Pagar Bambu dan Edukasi Warga Padasuka

LEBAK, BANPOS – Belasan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ad-Da’wah mengisi kegiatan Kuliah Kerja Bermasyarakat (KKB) dengan bergotong royong membuat pagar bambu pembatas lokasi pembuangan sampah di Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Rabu (12/8).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat selama menjalani KKB di wilayah tersebut.

Baca Juga

Ketua KKB Padasuka STIT Ad-Da’wah, Tani, mengatakan pembuatan pagar bambu merupakan salah satu kegiatan sosial yang dilakukan mahasiswa selama berada di tengah masyarakat.

“Ada tiga titik tempat kami melaksanakan KKB. Di daerah Jagabaya, Cempaka dan di Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung,” ujar Tani kepada BANPOS, Rabu (12/8).

Selain membuat pagar bambu, mahasiswa juga menjalankan sejumlah kegiatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya mengajar di madrasah, meningkatkan literasi pendidikan, membuat papan nama taman kanak-kanak (TK), majalah dinding (mading) dari kayu, serta papan informasi mengenai penguraian sampah.

“Kalau kegiatan banyak juga, seperti rekan-rekan kami mengajar di madrasah, peningkatan literasi dalam pendidikan. Kemudian juga pembuatan papan nama untuk sekolah TK, mading dari kayu dan juga papan informasi penguraian sampah,” tuturnya.

Menurut Tani, kegiatan KKB tidak hanya menjadi sarana mahasiswa menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus. Kegiatan tersebut juga melatih mahasiswa memahami persoalan dan potensi yang ada di masyarakat.

“Intinya kami membantu, merencanakan dan melaksanakan pembangunan, meningkatkan kemampuan berpikir, serta memberdayakan potensi lokal daerah. Alhamdulillah warga menyambut kegiatan kami,” katanya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa STIT Ad-Da’wah, Rizqia Suci Imanni, mengatakan dirinya bersama mahasiswa lainnya telah menjalani KKB selama sekitar satu bulan.

“Kami memulai KKB di Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung ini dari 12 Juli. Artinya kami sudah sebulan berada di sini,” ucap Rizqia.

Ia berharap kehadiran mahasiswa selama KKB dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Padasuka. Selain bidang pendidikan, mahasiswa juga mengenalkan kewirausahaan dengan memanfaatkan potensi lokal.

“Semoga keberadaan kami di sini mudah-mudahan bermanfaat bagi warga sekitar. Banyak hal yang kita lakukan mulai dari pendidikan dan kebersamaan serta pengenalan kewirausahaan dengan memaksimalkan potensi lokal,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post