Robinsar Diminta Garap Basis Buruh untuk Perkuat SOKSI Banten

CILEGON, BANPOS – Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Mukhamad Misbakhun, memberikan tugas khusus kepada Robinsar setelah dilantik sebagai Ketua Depidar SOKSI Banten.

Robinsar diminta memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah sekaligus menggalang kelompok pekerja dan buruh untuk menjadi kader SOKSI.

Baca Juga

Tugas tersebut dinilai strategis karena Kota Cilegon merupakan salah satu daerah dengan basis industri dan pekerja yang kuat di Provinsi Banten.

Misbakhun mengatakan, penggalangan kelompok kekaryawanan, termasuk buruh, sesuai dengan karakteristik SOKSI sebagai organisasi yang memiliki basis pada kalangan pekerja.

“Tugas beratnya adalah melakukan penggalangan. Karena Cilegon ini adalah basis industri dan beliau walikota. Tentunya, sesuai dengan karakteristik SOKSI, adalah penggalangan di kekaryawanan, kekaryawanan buruh dan sebagainya, untuk mereka galang supaya menjadi kader SOKSI dan kemudian politiknya tersalurkan ke Partai Golkar,” ujar Misbakhun kepada BANPOS di Hotel The Royale Krakatau, Kota Cilegon, Sabtu (8/8).

Misbakhun menilai Robinsar memiliki kemampuan, kemauan, dan dedikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas tersebut.

Ia juga mengapresiasi konsolidasi yang dilakukan Robinsar hingga terlaksananya Musyawarah Daerah (Musda), Rapat Kerja Daerah (Rakerda), dan pelantikan SOKSI Banten dalam waktu relatif singkat.

“Pak Robinsar ini mempunyai kemampuan, punya kemauan, dan punya dedikasi. Semua modal ini tentunya menjadi sebuah kekuatan tersendiri,” katanya.

Menurut Misbakhun, kemampuan Robinsar mengonsolidasikan organisasi menjadi salah satu alasan dirinya memberikan kepercayaan tersebut.

“Kalau dilihat dari acara, bagaimana dia mengonsolidasikan, itu adalah sebuah prestasi yang luar biasa. Dalam waktu cepat, mengadakan Musda, kemudian mengadakan Rakerda, sekaligus pelantikan. Itu merupakan sebuah prestasi sendiri dalam mengelola dan memajukan organisasi,” ungkapnya.

Selain memperkuat struktur organisasi, Robinsar juga diminta membangun komunikasi politik dengan jajaran Partai Golkar, terutama Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Andika Hazrumy.

“Pak Robinsar mendapatkan tugas dengan amanah tersebut untuk membangun komunikasi politik yang baik dengan Ketua DPD Golkar Provinsi Banten, yaitu Pak Andika,” ujarnya.

Misbakhun menilai komunikasi antara Robinsar dan Andika dapat dibangun dengan baik karena keduanya merupakan tokoh muda.

Robinsar Siapkan Konsolidasi

Sementara itu, Robinsar mengatakan konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah menjadi agenda awal setelah dirinya memimpin SOKSI Banten.

Konsolidasi tersebut mencakup penguatan struktur organisasi, termasuk unsur partai dan ranting.

“Sudah jelas perintah dari Pak Ketum dan juga Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil, bahwa kita harus melakukan konsolidasi, penguatan sampai dengan tingkat bawah, termasuk unsur-unsur partai dan juga ranting,” ujar Robinsar.

Ia mengatakan SOKSI Banten juga akan diarahkan menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat di seluruh kabupaten dan kota.

Aspirasi tersebut nantinya akan disampaikan dan diperjuangkan melalui Partai Golkar.

“Tugas dari Ketum adalah SOKSI Banten bisa menyerap, bukan hanya aspirasi dari Banten secara umum, tetapi juga dari DPD-DPD di kabupaten dan kota. Kita harus bisa menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian disampaikan dan diperjuangkan melalui Partai Golkar,” katanya.

Robinsar menargetkan konsolidasi organisasi dan penyusunan program kerja dimulai dalam 100 hari pertama kepemimpinannya.

Agenda tersebut akan dibahas melalui rapat kerja jajaran SOKSI Banten.

“Kita hari ini segera melakukan konsolidasi, termasuk konsolidasi organisasi dan rapat kerja untuk menentukan langkah-langkah kita ke depan,” ucapnya.

Menurut Robinsar, penguatan jaringan di daerah penting agar SOKSI dapat menjangkau aspirasi masyarakat secara lebih luas.

“Kita menyerap aspirasi daerah. Kita membutuhkan jaringan, apalagi hari ini semua serba terpusat. Harapannya, dengan saya menjadi bagian dari ini, SOKSI juga bisa menjadi alternatif sarana untuk menyampaikan aspirasi dari Provinsi Banten maupun kabupaten dan kota agar bisa terinformasi dan tersampaikan dengan baik,” jelasnya.

Untuk menarik minat generasi muda, Robinsar mengatakan SOKSI harus menunjukkan kerja nyata melalui program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Yang penting kita bekerja dan membuat program yang memang dirasakan langsung oleh masyarakat. Itu yang harus kita lakukan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post