CILEGON, BANPOS – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cilegon mulai memperluas fokus program organisasi dengan memberikan ruang yang lebih besar bagi pemberdayaan perempuan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop dan Seminar Perempuan Kreatif dan Inspiratif yang digelar bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Cilegon di Birdie Cafe and Resto, Rabu (5/8).
Berbeda dengan agenda KNPI yang selama ini didominasi kegiatan sosial, politik, dan pengembangan kepemudaan, kegiatan kali ini secara khusus menghadirkan seminar motivasi dan pelatihan merangkai bunga sebagai keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.
Ketua KNPI Kota Cilegon, Ari Irmawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah organisasi untuk menghadirkan program yang lebih inklusif sekaligus menjawab kebutuhan perempuan agar memiliki ruang belajar dan mengembangkan potensi.
“Selama ini keterlibatan perempuan dalam kegiatan KNPI masih belum optimal. Karena itu kami ingin menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan perempuan,” kata Ari.
Menurutnya, KNPI tidak akan berhenti pada pelatihan merangkai bunga. Ke depan, organisasi itu berencana membuka berbagai pelatihan lain seperti menjahit, content creator, hingga keterampilan yang dapat mendorong perempuan menjadi lebih mandiri secara ekonomi.
“Kami ingin kegiatan KNPI lebih seimbang, tidak hanya didominasi laki-laki. Ke depan akan ada lebih banyak pelatihan yang bisa menjadi bekal keterampilan bagi perempuan,” ujarnya.
Ari menambahkan, pemberdayaan perempuan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga. Melalui kegiatan yang positif, perempuan diharapkan semakin percaya diri dan mampu menghadapi berbagai tantangan sosial.
Untuk merealisasikan program tersebut, KNPI terus menjalin kolaborasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, dan komunitas kepemudaan agar program pemberdayaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Cilegon, Alfi Agnia Robinsar, mengapresiasi inisiatif KNPI yang memberikan ruang bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas diri.
“Ini kegiatan yang sangat bermanfaat. Kami berharap perempuan di Kota Cilegon semakin berdaya, percaya diri, dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki,” katanya.
Alfi juga mengajak perempuan memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai media belajar, berbagi inspirasi, dan membuka peluang berkarya di berbagai bidang.
Senada, narasumber seminar Vica Nourma Lietha menilai masih banyak perempuan yang terkendala rasa percaya diri dan kurang terdorong untuk terus belajar.
“Jangan takut mencoba hal baru. Teruslah belajar, baik melalui media digital maupun buku. Semakin banyak belajar, semakin besar peluang untuk berkembang,” ujarnya. (CR03)







Discussion about this post