Fajar Hadi Kukuhkan Jawara Anti Narkotika Cilegon

Ajak Generasi Muda Jadi Agen Edukasi

CILEGON, BANPOS – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda terus diperkuat melalui Talkshow Anti Narkoba Ananda Bersinar yang digelar di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon, Selasa (21/7).

Kegiatan yang diinisiasi Jawara Anti Narkotika Cilegon bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) itu diikuti pelajar dan pemuda sebagai sarana edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga

Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, yang membuka kegiatan tersebut mengajak generasi muda menjauhi narkoba sekaligus berperan aktif dalam upaya pencegahannya.

“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap generasi muda dapat menjauhi narkoba,” kata Fajar.

Dalam kesempatan itu, Fajar juga mengukuhkan peserta sebagai Jawara Anti Narkotika. Ia meminta mereka menjadi duta edukasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Adik-adik yang telah dikukuhkan saya titip untuk menjadi duta edukasi dan menjalankan tugas dengan baik dalam menyampaikan bahaya narkoba kepada teman-teman sebaya,” ujarnya.

Fajar juga menyoroti masih adanya sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang tidak menghadiri kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan seluruh perangkat daerah penting agar upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika berjalan lebih optimal.

“Dinas yang tidak hadir nanti akan saya ingatkan, baik secara lisan maupun melalui surat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Tegar, mengatakan talkshow digelar untuk meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Menurutnya, ruang diskusi mengenai pencegahan narkoba di kalangan pemuda masih perlu diperluas agar semakin banyak generasi muda memahami dampak buruk penyalahgunaan narkotika.

“Tujuan kegiatan ini agar pemuda di Kota Cilegon ikut memutus rantai penyalahgunaan narkotika. Kami melihat diskusi mengenai bahaya dan pencegahan narkoba masih perlu diperluas,” ujarnya.

Tegar menjelaskan, para Jawara Anti Narkotika akan bertugas memberikan penyuluhan kepada teman sebaya. Selain itu, mereka akan mengikuti pelatihan bersama BNN untuk memperkuat kapasitas sebagai agen pencegahan narkoba.

“Kami bertugas memberikan penyuluhan kepada teman sebaya mengenai bahaya narkoba. Ke depan akan ada pelatihan bersama BNN agar kemampuan para jawara semakin baik,” katanya.

Ia menambahkan, perkembangan media sosial menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Karena itu, generasi muda diharapkan lebih bijak menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh konten yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong anak muda agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh hal-hal yang mengarah pada penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya. (CR03)

Berita Terkait

Discussion about this post