SERANG, BANPOS – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, melakukan kunjungan ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten dalam rangka konsolidasi organisasi menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama 2026.
Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran PWNU Banten serta delapan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Provinsi Banten.
Dalam kesempatan itu, Gus Yahya mengatakan konsolidasi dilakukan untuk memastikan seluruh struktur organisasi berkontribusi terhadap suksesnya muktamar yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
“Seluruh Banten, delapan PCNU dan satu PWNU kita konsolidasikan untuk persiapan muktamar. Insyaallah akan kita laksanakan tanggal 27 sampai dengan 31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas,” ujar Gus Yahya, Senin (20/7).
Ia berharap muktamar tidak hanya berjalan lancar secara teknis, tetapi juga mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis bagi masa depan organisasi.
Gus Yahya juga meminta seluruh PWNU di Indonesia, termasuk PWNU Banten, segera menyosialisasikan hasil Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) yang telah menetapkan materi-materi muktamar.
“Tugas selanjutnya adalah PWNU melakukan sosialisasi dan berkonsolidasi dengan PCNU-PCNU untuk mulai membahas materi-materi muktamar sehingga masing-masing bisa mengontribusikan pandangan dan wawasan yang berguna untuk menyempurnakan materi-materi muktamar,” jelasnya.
Dalam sesi itu, Gus Yahya juga menyatakan kesiapannya kembali maju sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar 2026. Menurutnya, program-program yang telah berjalan selama hampir lima tahun perlu dilanjutkan agar manfaatnya semakin dirasakan hingga tingkat ranting.
“Saya tahu bagaimana menyempurnakan agenda-agenda strategis ini. Kalau saya diberi kesempatan, saya akan sempurnakan sehingga menghasilkan sesuatu yang fundamental dan sangat menentukan kemajuan Nahdlatul Ulama di masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris PWNU Banten Ahmad Nuri mengatakan kedatangan Gus Yahya bukan sekadar melakukan konsolidasi menjelang muktamar, Nuri menyampaikan kedatangan Ketua PBNU ke Banten untuk menyampaikan arah besar pengembangan organisasi NU ke depan.
“Beliau datang melakukan konsolidasi organisasi sebelum muktamar. Pesannya jelas, beliau akan melanjutkan beberapa program utama, yaitu transformasi organisasi, repositioning NU, dan aktivasi peran NU secara global,” kata Ahmad Nuri.
Menurutnya, konsolidasi di Banten dihadiri secara lengkap oleh jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PWNU maupun PCNU se-Banten. Hal itu menunjukkan soliditas organisasi menjelang muktamar.
“Ini adalah bentuk kohesivitas dan satu komando dalam rangka mengonsolidasikan NU di Banten. Saya meyakini beliau datang bukan hanya soal pencalonan, tetapi membawa gagasan besar yang ingin dilanjutkan,” ujarnya.
Terkait arah dukungan PWNU Banten pada Muktamar NU mendatang, Ahmad Nuri meyakini mayoritas kader di Banten akan memberikan dukungan kepada figur yang dinilai mampu melanjutkan program-program strategis organisasi.
“Kalau dipetakan, saya yakin Banten akan memilih calon yang penuh pengalaman dan sedang menjalankan tiga program utama itu. Insyaallah pada akhirnya Banten akan mendukung ke arah sana,” katanya.
Nuri menjelaskan, sejumlah program yang akan disempurnakan antara lain digitalisasi organisasi, penguatan sistem kaderisasi, hingga peningkatan peran NU dalam forum internasional sebagai penggerak perdamaian dunia. (*)






Discussion about this post