KONI Cilegon Siapkan Program PJP untuk Atlet Berprestasi

CILEGON, BANPOS – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cilegon mulai menyiapkan program pembinaan berkelanjutan bagi atlet berprestasi. Salah satu program yang akan dijalankan adalah Program Pelatihan Jangka Panjang (PJP) yang mulai diterapkan pada 2027.

Ketua KONI Kota Cilegon, Irfan Ali Hakim, mengatakan atlet yang berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten akan menjadi prioritas mengikuti program tersebut. Selain pembinaan, Pemerintah Kota Cilegon juga menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi.

Baca Juga

“Atlet peraih medali emas di Porprov akan diprioritaskan mengikuti Program Pelatihan Jangka Panjang mulai 2027. Selain itu, Pemkot Cilegon juga menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi,” kata Irfan saat ditemui di Sekretariat KONI Kota Cilegon, Stadion Geger Cilegon, Kamis (9/7).

Menurut Irfan, saat ini KONI bersama seluruh pengurus cabang olahraga tengah mematangkan persiapan menghadapi Porprov VII Banten yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan pada 15–23 November 2026.

Sebagai tahap awal persiapan, KONI telah melaksanakan tes fisik terhadap 639 atlet dari 59 cabang olahraga. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (7-8/7), itu bertujuan memetakan kondisi fisik atlet sebelum memasuki program latihan yang lebih intensif.

“Hasil tes fisik akan menjadi salah satu dasar evaluasi kesiapan atlet sebelum memperkuat kontingen Kota Cilegon. Kami ingin atlet yang mewakili Cilegon benar-benar siap dan percaya diri membawa nama daerah di Porprov,” ujarnya.

Irfan juga mengingatkan seluruh tester agar bekerja secara profesional dan objektif selama proses penilaian.

“Lakukan penilaian apa adanya. Jangan ada intervensi dalam bentuk apa pun. Kita ingin atlet yang benar-benar siap mewakili Kota Cilegon,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Tes Fisik, Nova Suhendar, menjelaskan bahwa tes fisik menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet karena hasilnya akan menjadi acuan pelatih dalam menyusun program latihan yang sesuai dengan kebutuhan setiap cabang olahraga.

“Prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh teknik dan strategi, tetapi juga kondisi fisik. Karena itu, hasil tes ini menjadi bahan evaluasi agar program latihan lebih efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.

Tes fisik tersebut melibatkan 32 panitia dan 25 tester.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon, Sakri Jasiman, mengapresiasi langkah KONI yang memulai persiapan Porprov dengan tes fisik. Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek fisik, teknik, hingga mental bertanding.

“Fisik memang penting, tetapi harus didukung kemampuan teknik, mental bertanding, disiplin, dan semangat juang. Semua itu menjadi bekal untuk meraih prestasi,” kata Sakri.

Ia berharap persiapan yang dilakukan sejak dini mampu meningkatkan prestasi kontingen Kota Cilegon pada Porprov VII Banten mendatang. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post