CILEGON, BANPOS – Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) semakin banyak ditemukan pada kalangan pekerja usia produktif di Kota Cilegon. Tingginya beban kerja, pola makan yang tidak teratur, serta stres menjadi faktor yang diduga memicu meningkatnya kasus tersebut.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Eka Hospital Cilegon, dr. Fachrial Imam, mengatakan mayoritas pasien GERD yang datang berobat merupakan pekerja, terutama karyawan di kawasan industri.
“Rata-rata pasien kami adalah pekerja pabrik. Kemungkinan dipengaruhi tuntutan pekerjaan yang tinggi, pola makan yang tidak teratur, serta kurang berolahraga sehingga memicu munculnya GERD atau gangguan asam lambung,” kata Fachrial kepada BANPOS, Kamis (2/7).
Menurutnya, selain pola makan yang buruk, stres dan kecemasan berlebihan (overthinking) juga berperan meningkatkan produksi asam lambung sehingga keluhan lebih mudah kambuh.
“Gaya hidup yang kurang sehat ditambah stres dapat memicu naiknya asam lambung sehingga gejalanya lebih sering muncul,” ujarnya.
Fachrial menjelaskan, gejala GERD umumnya berupa rasa panas atau terbakar di dada (heartburn), mulut terasa asam, perut kembung, hingga batuk yang sering muncul pada malam hari.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala yang lebih serius, seperti buang air besar dengan feses berwarna hitam.
“Itu bisa menjadi tanda adanya luka atau perdarahan pada saluran cerna dan harus segera mendapatkan penanganan medis,” tegasnya.
Sebagai pertolongan awal, penderita disarankan mengonsumsi air hangat dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika keluhan tidak kunjung membaik.
Fachrial juga mengimbau masyarakat tidak bergantung pada obat yang dijual bebas tanpa pemeriksaan dokter.
“Obat yang dijual bebas mungkin hanya meredakan nyeri sementara. Yang terpenting adalah mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat dari tenaga medis,” katanya.
Untuk mencegah GERD kambuh, ia menyarankan masyarakat menerapkan pola makan yang teratur, rutin berolahraga, mengelola stres, serta menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu naiknya asam lambung. (*)







Discussion about this post