CILEGON, BANPOS – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra menegaskan nilai-nilai Pancasila terbukti menjadi perekat persatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Hal itu disampaikan Aziz saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kota Cilegon di halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Rabu (3/6).
Menurut Aziz, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika sosial hingga perkembangan geopolitik global.
“Pancasila adalah jangkar moral dan pemersatu dalam bingkai keberagaman kita, sekaligus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan global maupun dinamika geopolitik,” katanya.
Ia mengatakan, Indonesia juga memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga ketertiban dan perdamaian dunia. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dinilai tetap relevan dalam kehidupan berbangsa maupun dalam hubungan antarnegara.
Aziz menegaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa.
“Tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, menunjukkan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi pemersatu bangsa, tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian global,” ujarnya.
Menurutnya, nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai perbedaan dan konflik secara damai.
Pada kesempatan itu, Aziz juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap berpijak pada nilai moral, etika, dan semangat kebangsaan.
“Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding atau sekadar teks dalam buku sejarah. Pancasila harus hadir dalam setiap tindakan dan keputusan kita,” tegasnya.
Aziz turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan harmoni sosial.
“Mari kita tunjukkan bahwa Indonesia, khususnya Kota Cilegon, mampu menjadi bagian dari bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya. (*)







Discussion about this post