CILEGON, BANPOS – Ketua GOW Kota Cilegon, Nur Kusuma Ngarasati, menegaskan pentingnya perempuan melek digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Menurutnya, perempuan harus mampu menyaring informasi dan melindungi diri dari risiko di dunia maya.
“Keseharian kita tidak lepas dari handphone. Penting untuk memahami cara menghindari hal yang tidak diinginkan di dunia digital. ‘Terang’ itu berarti kita cerdas, bijak, dan percaya diri,” ujarnya dalam kegiatan Pemberdayaan Perempuan sekaligus peringatan Hari Kartini di Aula DPRD Cilegon.
Nur Kusuma juga mengapresiasi pengurus GOW serta mengajak perempuan terus berkembang, sejalan dengan semangat Kartini.
Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Cilegon, Lendi Delyanto, menilai 2026 menjadi momentum penguatan peran perempuan, baik di keluarga maupun pembangunan.
“Perempuan berdaya adalah kunci keluarga sejahtera. Kami terus dorong perempuan jadi mandiri dan inovatif,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya literasi digital, termasuk menjaga data pribadi dan waspada terhadap kejahatan siber.
“Tidak cukup mahir pakai gadget, tapi juga harus punya perlindungan diri di ruang digital,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri organisasi perempuan se-Kota Cilegon, dengan rangkaian acara seperti sosialisasi cyber crime, edukasi kecantikan, lomba Kartini, hingga demo rias. (*)







Discussion about this post