CILEGON, BANPOS – Wakil Presiden ke-13 RI, Kiai Ma’ruf Amin, mengimbau Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon untuk mengembalikan jati diri masyarakat Banten yang kuat secara agama dan ekonomi.
Imbauan itu disampaikan saat menghadiri halal bihalal PCNU Cilegon di Pondok Pesantren Darul Mustofa Martapura, Kota Cilegon, Selasa (14/4).
Menurut Ma’ruf, warga Nahdliyin harus mampu memanfaatkan pesatnya perkembangan industri di Banten.
“Warga NU harus bisa berkolaborasi dengan industri. Jangan sampai warga Banten tertinggal, harus ada skala prioritas,” ujarnya.
Ma’ruf yang juga Dewan Mustasyar PBNU menilai halal bihalal menjadi momentum penting memperkuat persaudaraan.
“Ini momentum saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah. Harus terus dipertahankan,” katanya.
Ia juga menyebut kegiatan ini bagian dari persiapan menyongsong abad kedua Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, semangat masyarakat Banten perlu dibangun dengan meneladani masa lalu yang religius dan sejahtera.
“Banten dulu dikenal sebagai wilayah yang maju dengan masyarakat yang agamis dan sejahtera,” tuturnya.
Kegiatan tersebut diisi dengan istigasah dan dihadiri sejumlah tokoh, termasuk perwakilan industri.
Antusiasme warga terlihat dari ribuan Nahdliyin yang memadati lokasi sejak pagi.
Panitia juga menyediakan layanan pangkas rambut gratis bagi masyarakat.
Sekretaris PCNU Cilegon, Fatullah Hasyim, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen pengurus.
“Ini juga ruang refleksi untuk memperkuat peran strategis NU di tengah dinamika sosial dan kebangsaan,” ujarnya. (*)







Discussion about this post